🖧 Praktikum Dasar MikroTik Menggunakan Winbox
👩💻 Identitas Praktikan
Nama: Nabila Aufa Bilqis Ardiyani
Kelas: XI TJKT 1
No. Absen: 31
🌟 Tujuan Praktikum
Praktikum ini dilakukan untuk memahami dasar konfigurasi jaringan menggunakan router MikroTik melalui aplikasi Winbox. Setelah praktikum selesai, diharapkan siswa mampu:
- ✨ Mengoperasikan aplikasi Winbox sebagai media konfigurasi MikroTik
- ✨ Mengenali fungsi setiap interface pada router MikroTik
- ✨ Melakukan konfigurasi IP Address pada jaringan lokal
- ✨ Menghubungkan router ke internet menggunakan DHCP Client
- ✨ Membuat DHCP Server agar client memperoleh IP Address secara otomatis
- ✨ Memahami proses pembagian IP Address melalui IP Pool
- ✨ Mengetahui indikator keberhasilan konfigurasi jaringan dasar MikroTik
🧰 Alat dan Bahan
- 🖥️ Laptop / PC
- 🌐 Router MikroTik
- 🔌 Kabel LAN (UTP)
- 📡 Koneksi Internet dari ISP
- 💻 Aplikasi Winbox
⚙️ Langkah-Langkah Praktikum
1️⃣ Mengunduh Aplikasi Winbox
Langkah pertama yaitu mengunduh aplikasi Winbox melalui website resmi MikroTik.
File: winbox.exe
🎯 Tujuan: Agar pengguna dapat mengakses dan mengatur router MikroTik dengan mudah melalui GUI.
2️⃣ Mengekstrak File Winbox
Jika file masih berbentuk .zip atau .rar, ekstrak menggunakan WinRAR atau 7-Zip.
🎯 Tujuan: Menyiapkan file Winbox agar dapat digunakan.
3️⃣ Membuka Aplikasi Winbox
Buka aplikasi winbox.exe dengan klik dua kali.
🎯 Tujuan: Menjalankan aplikasi konfigurasi MikroTik.
4️⃣ Menghubungkan Router MikroTik
- 🔹 Ether1 → Modem / ISP
- 🔹 Ether2 → Laptop / PC
🎯 Tujuan: Menghubungkan Winbox dengan router MikroTik.
5️⃣ Login ke Router MikroTik
- Username:
admin - Password: dikosongkan
Kemudian klik Connect.
🎯 Tujuan: Masuk ke RouterOS MikroTik.
6️⃣ Mengubah Nama Interface Ether1
Masuk ke menu:
Interfaces → ether1
Ubah nama menjadi:
ISP TJKT
🎯 Tujuan: Memberikan identitas interface internet.
7️⃣ Mengubah Nama Interface Ether2
Ubah nama interface menjadi:
Server
🎯 Tujuan: Mempermudah identifikasi jaringan lokal.
8️⃣ Membuka Menu DHCP Client
IP → DHCP Client
🎯 Tujuan: Mengatur router menerima IP otomatis dari ISP.
9️⃣ Menambahkan DHCP Client
Pilih interface:
ISP TJKT
🎯 Tujuan: Router memperoleh IP otomatis dari ISP.
🔟 Mengecek IP dari ISP
IP → Addresses
🎯 Tujuan: Memastikan router telah terhubung ke internet.
1️⃣1️⃣ Menambahkan IP Address Lokal
Masukkan IP:
192.168.31.1/24
Network:
192.168.31.0
🎯 Tujuan: Membuat jaringan lokal pada interface Server.
1️⃣2️⃣ Memastikan IP Lokal Berhasil
IP Address akan muncul pada Address List.
🎯 Tujuan: Menandakan konfigurasi berhasil.
1️⃣3️⃣ Membuka Menu DHCP Server
IP → DHCP Server
🎯 Tujuan: Membuat layanan pembagian IP otomatis.
1️⃣4️⃣ Menambahkan DHCP Server
🎯 Tujuan: Membuat layanan DHCP dasar.
1️⃣5️⃣ Menjalankan DHCP Setup
Pilih interface:
Server
🎯 Tujuan: Menentukan interface pembagian IP.
1️⃣6️⃣ Menyelesaikan DHCP Setup
- 📍 Range IP Address
- 📍 Gateway
- 📍 DNS Server
- 📍 Lease Time
🎯 Tujuan: Mempermudah konfigurasi DHCP otomatis.
1️⃣7️⃣ Mengecek DHCP Server
Jika berhasil akan muncul:
dhcp1
🎯 Tujuan: Menunjukkan DHCP Server aktif.
1️⃣8️⃣ Melihat IP Pool
IP → Pool
Contoh IP Pool:
192.168.31.2 - 192.168.31.254
🎯 Tujuan: Memastikan DHCP berhasil membuat rentang IP otomatis.
📊 Hasil Praktikum
Dari hasil praktikum yang telah dilakukan, router MikroTik berhasil menerima koneksi internet dari ISP menggunakan DHCP Client pada interface ISP TJKT.
Selain itu, interface Server berhasil dikonfigurasi menggunakan IP lokal sebagai gateway jaringan.
- ✅ Munculnya IP Address dari ISP
- ✅ DHCP Server aktif
- ✅ Terbentuknya IP Pool
- ✅ Client memperoleh IP otomatis
📝 Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, konfigurasi dasar MikroTik menggunakan aplikasi Winbox meliputi pengaturan interface, DHCP Client, IP Address, dan DHCP Server dapat dilakukan dengan baik dan terstruktur.
Melalui praktikum ini, siswa dapat memahami cara kerja dasar jaringan komputer menggunakan router MikroTik mulai dari menerima koneksi internet hingga membagikannya ke jaringan lokal secara otomatis.
Praktikum ini juga membantu meningkatkan pemahaman mengenai manajemen jaringan serta penggunaan fitur-fitur dasar pada RouterOS MikroTik.